Evolusi Prosesor dari Pentium 7 Sampai saat ini

 Kaby Lake 



Rangkaian Intel® Core™ Generasi ke-7 dan Celeron® dan prosesor Intel® Xeon® E3-1275 v6 diproduksi dengan teknologi 14 nm Intel yang dioptimalkan dan paling baru. Ketika dipasangkan dengan chipset Intel® seri 100 atau chipset Intel® C236, prosesor ini menawarkan performa CPU dan grafis yang jauh lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya. Prosesor seri-S memungkinkan fleksibilitas produksi untuk menyesuaikan kinerja, fitur, dan harga dengan aplikasi IoT. Prosesor ini menawarkan pilihan daya desain termal (TDP) sebesar 65 W dan 35 W untuk menyesuaikan konfigurasi desain yang spesifik dengan kebutuhan performa dan daya-rendah. Prosesor seri-S cocok dan ideal untuk terminal ritel transaksional, PC rak industri, dan kondisi penggunaan bawaan pada umumnya.

Kaby Lake adalah generasi ketiga chip Intel yang dirancang dengan basis proses fabrikasi 14nm. Sejalan dengan tahapan pengembangan chip Intel yang digunakannya saat ini yaitu Process-Architecture-Optimization, Kaby Lake ini mewakili tahapan optimasi. Dengan mengusung arsitektur yang sama seperti Intel Skylake, Intel Kaby Lake membawa banyak penyempurnaan. Intel menyebut Kaby Lake hadir dengan proses fabrikasi 14nm+ yang merupakan versi penyempurnaan dari proses fabrikasi 14nm. Dibandingkan Intel Skylake, Intel Kaby Lake hadir dengan kecepatan prosesor yang lebih tinggi. Dengan demikian Intel Kaby Lake akan menjanjikan performa komputasi hingga 12% lebih cepat dan 19% lebih responsif saat menjelajah WEB.  Intel Kaby Lake juga akan mendukung format video 4K HEVC dan VP9. Istimewanya lagi peningkatan performanya ini diklaim Intel dibarengi dengan konsumsi daya yang tetap hemat.  

Sebagai langkah awal, keluarga Intel Kaby Lake yang diperkenalkannya ini difokuskan lebih dulu untuk perangkat laptop, laptop berdesain tipis dan ringan, tablet serta laptop 2-in-1. Sementara untuk sistem desktop dan laptop performa tinggi direncanakan baru akan diperkenalkan Januari tahun depan. Prosesor Intel Core generasi ketujuh dengan arsitektur Kaby Lake akan hadir dalam 2 seri. Diantaranya, U-series dengan konsumsi daya 4.5 watt dan Y-Series dengan konsumsi daya 15 watt. U-Series menyasar segmen laptop dan desktop kelas entry, tablet dan laptop 2-in-1. Sementara Y-Series dengan konsumsi daya 15 watt disiapkan untuk laptop yang membutuhkan performa lebih bertenaga. Selama beberapa tahun terakhir, prosesor 4.5 watt Intel menyandang nama Intel Core M. Nah, di keluarga prosesor Intel Kaby Lake ini Intel memasang strategi baru dengan menghadirkan sistem penamaan yang lebih disederhanakan. Penamaan Intel Core M akan tetap masih digunakan. Namun hanya akan menjadi varian prosesor Intel Core generasi ketujuh yang performanya paling rendah. Varian prosesor Intel Kaby Lake Y-series atau U-Series yang lain akan langsung menggunakan penamaan Intel Core seperti biasanya.

Berikut sistem penamaan baru yang digunakan Intel Kaby Lake

4.5 watt Y Series (mendukung RAM maksimum 16GB)

Intel Core m3-7Y30 1 GHz (2.6 GHz turbo, 300/900 MHz Intel HD 615 graphics)

Intel Core i5-7Y54 1.2 GHz (3.2 GHz turbo, 300/950 MHz Intel HD 615 graphics)

Intel Core i7-7Y75 1.3 GHz (3.6 GHz turbo, 300/1050 MHz Intel HD 615 graphics)

Kaby Lake R



Pada akhir Agustus 2017 Intel mengumumkan platform delapan-inti quad-core pertama yang dirancang untuk komputer ultra-portabel. CPU pada baris ini dijual sebagai prosesor generasi 8th, meskipun pada kenyataannya mereka merupakan pembaruan dari perangkat keras generasi 7th dan disebut Kaby Lake-R (efresh). Menurut kebijakan penamaan baru Intel, seri gen 8th mencakup CPU KabyLake-R ini yang sudah dirilis, tetapi juga CPU Coffee Lake dan Canon Lake yang akan dirilis di masa mendatang. Namun, itu seharusnya tidak terlalu menjadi masalah bagi Anda sebagai pembeli potensial.

 


Sebuah Mini PC sangatlah menarik saat ini, dimensi yang kecil dan rendah daya menjadi daya tarik tersendiri, selain itu tetap dapat memberikan kinerja yang tinggi yang sangat cukup mumpuni digunakan oleh kalangan perkantoran atau rumahan. Gigabyte mencoba keberuntungannya dengan meluncurkan new Brix Mini PC yang menggunakan prosesor SoC generasi Kaby Lake R dengan seri Intel Core i5 dan i7 yang juga digunakan pada platform laptop.

Kedua mini PC ini adalah seri GB-BRi5-8250 dan GB-BRi7-8550 dengan ketebalan hanya 3.5 cm. Dua variasi lagi mempunyai ketebalan hanya 4.7 cm dengan pilihan storage hard disk 2.5″  atau SSD dan untuk versi slim hanya mempunyai opsional storage SSD M.2. Kesemua model di lengkapi dengan 2 slot memory DDR4 SO-DIMM  dan sudah di lengkapi dengan wifi Intel 802.11ac  dan juga Gigabit Ethernet port untuk jalur datanya. New Brix memberikan pilihan port display HDMI, mini display port dan juga jalur pertukaran data melalui USB 3.1 dan juga type-c.

 Prosesor Intel Core i5 8250U danCore i7 855U mempunyai inti prosesor quad cores yang di lengkapi dengan HyperThreading. Intel core i5 mempunyai kecepatan 1.6 GHz hingga dapat mencapai 3.4 GHz dengan Turbo boost. Intel i7  mempunyai kecepatan 1.8GHz dan dapat mencapai 4GHz dengan turbo boost. Sampai saat ini Gigabyte masih belum mengumumkan harag dari new Brix tersebut. Pastinya Bhinneka akan menjual produk tersebut dengan garansi resmi yang asli bikin tenang.

Coffee Lake



Coffee Lake adalah nama kode Intel untuk keluarga mikroprosesor Core generasi kedelapan, diumumkan pada 25 September 2017. Pada 8 Oktober 2018, Intel mengumumkan apa yang mereka sebut sebagai prosesor Core generasi kesembilan, keluarga Coffee Lake Refresh. Prosesor Intel® Core™ Generasi ke-8 mendefinisikan kembali performa PC desktop mainstream dengan hingga enam core untuk daya pemrosesan yang lebih besar—dua core lebih banyak dari keluarga prosesor Intel® Core™ generasi sebelumnya—Intel® Turbo Boost Technology 2.0 untuk meningkatkan frekuensi turbo maksimum hingga 4,7 GHz, dan hingga 12 MB. Prosesor Core i7 dari Coffee Lake memiliki kecepatan clock yang lebih rendah dibandingkan dengan jajaran Kaby Lake. Jadi, dalam hal kecepatan, ini lambat. Jumlah inti yang lebih tinggi menghasilkan kecepatan yang relatif lebih lambat. Akhirnya, kesenjangan antara aplikasi berulir tunggal, biasanya game akan lebih kecil.

Prosesor Intel Core i7-8700 generasi ke-8 ini dibangun di atas arsitektur Coffee Lake dan dipersenjatai dengan memori cache 12MB. Prosesor Desktop Intel® Core™ Generasi ke-9 dan ke-8 menggunakan soket LGA1151. LGA 1155, juga disebut Socket H2, adalah soket yang digunakan untuk mikroprosesor Intel berdasarkan arsitektur mikro Sandy Bridge (2nd-Gen, 32nm, 2k-series) dan Ivy Bridge (3rd-Gen, 22nm, 3k-series). Ini adalah penerus LGA 1156 (dikenal sebagai Socket H) dan itu sendiri digantikan oleh LGA 1150 pada tahun 2013. Coffee Lake adalah nama kode manufaktur yang diberikan untuk semua prosesor generasi ke-8 dan ke-9 Intel. Ini termasuk merek Core mereka yang paling dikenal, serta prosesor Pentium dan Celeron entry-level mereka.



Rangkaian prosesor Intel® Core™ Generasi ke-8, Pentium®, dan Celeron® memperkenalkan prosesor 6 inti pertama untuk aplikasi yang menuntut performa. Prosesor ini dibuat dengan teknologi 14 nm yang dioptimalkan dan terbaru dari Intel. Ketika dipasangkan dengan chipset seri Intel® 300, prosesor ini menawarkan kinerja CPU dan grafis yang bahkan lebih hebat dibandingkan generasi sebelumnya dan memperkenalkan dukungan USB 3.1 Gen2 (10Gb/s) asli. Prosesor seri-S memungkinkan fleksibilitas manufaktur untuk mencocokkan kinerja, fitur, dan harga terhadap IoT dan aplikasi lainnya. Prosesor ini menawarkan pilihan daya desain termal (TDP) sebesar 65W dan 35W untuk menyesuaikan konfigurasi rancangan yang spesifik dengan kebutuhan kinerja dan daya-rendah. Prosesor seri-S sangat cocok untuk aplikasi seperti permainan, penciptaan konten, realitas virtual, terminal transaksi ritel, sistem keamanan digital, dan perawatan kesehatan.

Cannon Lake



“Cannon Lake” adalah nama arsitektur baru Intel yang menciutkan arsitektur Kaby Lake sebelumnya, dengan proses fabrikasi 10 nm. Awalnya hendak dirilis pada 2016, kemunculan Cannon Lake berkali-kali tertunda. Terakhir, Intel mengumumkan baru akan memproduksi massal Cannon Lake pada 2019 mendatang. Meski demikian, belakangan diketahui bahwa seri prosesor baru tersebut diam-diam sudah hadir dalam sebuah laptop low-end bikinan Lenovo, IdeaPad 330. Laman retailer China JD.com mencantumkan keterangan bahwa laptop berbanderol 3.299 yuan (Rp 7,4 juta) itu ditenagai prosesor Core i3-8121U. Huruf “U” di akhiran namanya menunjukkan chip dimaksud sebagai prosesor ultrabook hemat daya.

Prosesor Dual Core Intel Cannon Lake 10nm Terintegrasi Dengan GPU Gen 10 – Adanya prosessor Intel Cannon Lake yang ditunggu-unggu kelihatannya akan segera terealisasi dalam waktu dekat karena debut resminya di database SANDRA bersamaan dengan adanya beberapa prosessor Coffee Lake yang belum pernah dirilis.

Dengan terungkapnya keberadan Intel Cannon Lake bisa dijadikan pertanda jika Intel baru saja memulai mengirimkan sample teknik dari Cannon Lake ke OEM dan mungkin beberapa review yang menjadi tujuan. Tertera sebagai prosesor dual-core Cannon Lake dengan dukungan Hyper Threading, kini prosesor ini diklaim akan dibekali dengan kecepatan base clock 2.2GHz dan boost clock 2.6GHz.

Processor ini juga akan dilengkapi dengan Intel Ultra HD Graphics yang terintegrasi berdasarkan arsitektur Intel Gen 10 seperti yang dimiliki oleh prosesor Kaby Lake dan Coffee Lake yang masing-masing menggunakan grafis Gen 9 dan Gen 9.5.



Tiger Lake



Tiger Lake generasi ke-11 yang dirancang untuk laptop. Intel mengatakan prosesor Tiger Lake generasi ke-11 akan meluncur pada Oktober 2020. Prosesor Intel Tiger Lake yang baru akan dibangun pada proses 10nm. Intel mengklaim Tiger Lake yang baru akan menawarkan peningkatan kinerja dari prosesor generasi ke-10 saat ini. Melansir Ubergizmo, Tiger Lake generasi ke-11 tampaknya akan 20 persen lebih cepat tugas produktivitas kantor, dua kali lebih cepat untuk bermain game saat streaming, dan 2,7 kali lebih cepat dalam pembuatan konten. CPU Tiger Lake generasi ke-11 juga akan hadir dengan grafis Xe terintegrasi baru dari Intel yang menawarkan 96 CU dan kecepatan clock hingga 1,35GHz. 



Prosesor ini juga akan mendukung Thunderbolt 4 bersama dengan WiFi 6 dan juga daya tahan baterai yang lebih baik.

Prosesor Intel Core generasi ke-11 yang bernama Tiger Lake, yang diposisikan untuk laptop dan mempunyai chip grafis Xe. Ada beberapa aspek yang ditonjolkan Intel dari jajaran prosesor ini, yaitu kehadiran GPu Xe, Thunderbolt 4, dukungan WiFi 6, dan peningkatan besar dalam hal performa dan konsumsi daya dibanding chip Ice Lake sebelumnya.

Ada sembilan prosesor Tiger Lake yang dirilis, yaitu dari seri U (kini bernama UP3) dan seri Y (kini bernama UP4). Varian terkencangnya punya base speed 3,0 GHz dengan turbo boost single core mencapai 4,8 GHz, atau 4,3 GHz untuk semua core. Varian tertinggi ini juga dilengkapi GPU Iris Xe yang punya 96CU dan clock maksimal 1,35GHz.



source : https://sidiq.mercubuana-yogya.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/Kel1_22-Sejarah_Evolusi_Kinerja_Komputer.pdf

https://www.teknoplug.com/2023/01/urutan-generasi-intel.htmlhttps://teknik-komputer-d3.stekom.ac.id/informasi/baca/Perkembangan-Prosesor-Intel-Dari-Pentium-hingga-Generasi-Terbaru/60285e550adbf696b607518ac5bdb4072a669cf8

http://setia.lecturer.pens.ac.id/Modul/Orkom/P04.pdf

Komentar